Long Road to Heaven

Perjalanan ini baru saja di mulai.
Sedang akan dimulai.

Dia pergi dengan terselip rasa takut.
Saya di sini bergumul dengan gundah.

Di tengah dentuman mercon dan riuh malam itu kita berpelukan.
Menangis.
Terdiam.
Tanpa kata.
Tanpa janji.

Saya tidak mengerti, apakah ini emosi yg bgitu kuat.? Atau hanya sesaat.?

Percaya bahwa takdir akan menuntun kita menuju jalan yg sama.
Atau berbeda.

Dan saya tetap bingung.

Leave a comment

Filed under infinity

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s